Ubhara Jaya-Jumat(8/6), Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) menggelar peringatan Hari Turunnya Alquran (Nuzulul Quran) di Auditorium Graha Tanoto, Kampus II Bekasi. Acara tersebut diawali dengan buka puasa bersama dihadiri oleh  Pimpinan, Dosen, Karyawan  dan sejumlah mahasiswa Ubhara Jaya.

Tahun ini, rangkaian kegiatan Ramadhan Ubhara Jaya mengambil tema “Dengan Nuzulul Qur’an Kita wujudkan Masyarakat Kampus yang Berakhlak dan Menjunjung Tinggi Nilai-Nilai Al Quran Untuk Menyongsong Universitas Bhayangkara Jakarta Raya sebagai Kampus Unggulan.” Sebelumnya, Ubhara Jaya menghelat berbagai acara keagamaan seperti solat terawih bersama dan pengajian rutin.

Membuka acara, Rektor Ubhara Jaya Inspektur Jenderal Polisi (P) Dr.(c). Drs.H.Bambang Karsono,SH.,MM berharap acara buka bersama dan peringatan Nuzulul Quran memberikan manfaat untuk semakin mempererat silaturahmi antar karyawan Ubhara Jaya serta mendorong semangat dalam menyongsong Ubhara Jaya sebagai kampus unggulan.

Acara juga dimanfaatkan Rektor untuk mengajak seluruh peserta mawas diri terhadap paham dan aksi radikalisme dan terorisme.  Melalui paparan singkatnya tentang Deradikalisasi Paham radikal dan Terorisme dalam mewujudkan integritas bangsa, Rektor memberikan keterangan secara komprehensif akan radikalisme serta upaya preventif yang menyertainya.  “Ini merupakan bentuk komitmen Ubhara Jaya dalam berkontribusi menghadang aksi radikal dan teorisme, khususnya di lingkungan kampus.“

Kegiatan buka bersama dan memperingati Nuzulul Quran tersebut kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Alquran serta saritilawah mengenai inti dari ajaran Islam dan Alquran sebagai pedoman hidup muslim.

Inti acara peringatan diisi tausiah oleh Ustad Dr. KH. Syamsul Ma’arif, MA yang memberikan ceramah  tentang hakikat dan keutamaan Puasa Ramadhan. Ustad Dr. KH. Syamsul Ma’arif, MA menyampaikan bahwa inti ibadah puasa Ramadan bukan hanya menahan diri untuk tidak makan dan minum, namun bagaimana kita meluruskan niat kita dalam berpuasa.

“Keutamaan puasa Ramadhan bagi orang yang berpuasa dengan jujur dan ikhlas adalah ia akan memperoleh pengampunan dosa yang telah lalu sebagai tambahan dari pahala besar yang tak hingga yang ia peroleh,”katanya. Ustad mengingatkan, amalan yang dilakukan seseorang tidaklah manfaat sampai ia hanya mengharapkan pahala dari Allah dan bukan karena motivasi lain seperti dipuji atau ingin langsing.

Seusai siraman rohani, acara terakhir ditutup dengan Sholat Tarawih berjamaah. Acara Buka Bersama ini adalah acara tahunan rutin Ubhara Jaya dalam mengisi Bulan Suci Ramadhan dan meningkatkan Masyarakat Kampus yang Berakhlak dan Menjunjung Tinggi Nilai-Nilai Al Quran.

 

Tim Media Ubhara Jaya