Ubhara Jaya-Selasa, 5 November 2019, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) kedatangan Tamu Petinggi Divisi Humas Polri dalam kaitannya mengisi Kuliah Umum tentang “Manajemen Media Komunikasi Humas Polri Dalam Memelihara Kamtibmas di Tengah Masyarakat”. Kuliah Umum di adakan Ubhara Jaya dengan mengambil tempat di Auditorium  Grha Tanoto Kampus II Bekasi.  Petinggi Divisi Humas yang dimaksud adalah Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dr. Dedi Prasetyo,M.Hum, M.Si, MM  serta di dampingi  Karo Divisi Humas Polri Brigjen Pol Drs. Syahar Diantono, M.Siserta Karo Multimedia Divisi Humas Polri Brigjen Pol Drs. H Budi Setiyawan, M.M.

Selain peserta kuliah umum yang terdiri dari Mahasiswa dan Dosen di Lingkungan Kampus, Narasumber di sambut oleh para Pejabat dan Petinggi di Lingkungan Ubhara Jaya yaitu Rektor, Ketua Badan Pelaksana Harian Ubhara Jaya, para Wakil Rektor, Staf Ahli Rektor, Dekan dan Kepala Biro. Kuliah Umum juga menghadirkan Kepala Pusat Kajian Keamanan Nasional (Puskamnas) Ubhara Jaya Prof.Hermawan Sulistyo, M.A., Ph.D., APU, Praktisi Komunikasi Dr.Emrus Sihombing serta Dekan Fakultas Hukum Ubhara Jaya Kombes Pol (Purn) Dr. Slamet Pribadi, S.H., M.H yang didaulat sebagai Moderator.

Dalam Kuliah Umum dilaksanakan, dalam sambutannya Rektor Ubhara Jaya, Irjen Pol (P) Dr. Drs. Bambang Karsono,SH,MM perlunya mendalami peran Humas Polri yang Signifikan dalam memelihara Kamtibmas. Peran yang di maksud di antaranya memberikan Pencerahan dengan Data Valid yang di suguhkan ke Masyarakat, membangun Citra Polri dalam mendukung Kegiatan kepolisian dan Operasi kepolisian Hingga bertindak sebagai pejabat pengelola Informasi dan Dokumentasi sesuai fungsi UU Keterbukaan Informasi Publik.

“Tugas tersebut tidaklah mudah, baik dan buruknya citra polisi tergantung kepadanya. oleh sebab itu, kita perlu mendengarkan dinamika pengabdian, pengalaman dan perjuangan divisi humasPolri,”imbuhRektor.

Polri merupakan salah satu conto hinstitusi yang terbilang sukses berbenah guna meningkatkan kepercayaan publik. Namun demikian, masalah era digitalisasi yang yang tengah berkembang pesat menjadi semacam peluang sekaligus ancaman bagi institusi Polri untuk terus melakukan tugasnya sebagai pelayan masyarakat.

Menurut Brigjen Pol Dr. Dedi Prasetyo,M.Hum, M.Si, MM , Polri dituntut untuk terus adaptif dan proaktif berkomunikasi secara strategis di tengah berkembangnya media dan membanjirnya informasi. “Salah satunya adalah strategi pengelolaan media agar kepercayaan publik, legitimasi dan kredibilitas Polri terjaga,” ujarnya.Menurutnya, manajemen pengelolaan media yang dilakukan merupakan salah satu program prioritas Polri untuk mendukung aktualisasi promoter, yakni profesional, modern, dan terpercaya.

“Strategi manajemen media bersifatcooling System, yakni dengan mengoptimalkan strategi kemitraan dengan media, kemitraan dengan netizen/komunitas, amplifikasi pembentukan opini melalui media dengan narasi yang ditentukan dan terakhir setting isu dan trending topic di Media,”bebernya.

Narasumber lain yakni pakar komunikasi Dr. Emrus Sihombing menyatakan, fungsi media sendiri sebagai penyedia informasi dan dapat mempengaruhi opini, sikap serta kepercayaan publik terhadap sebuah organisasi termasuk institusi Polri. Maka itu, media perlu dimanfaatkan dengan baik dan demi kepentingan negara dan masyarakat, bukan untuk tujuan memperluas kekuasaan semata.

Tim Media Ubhara Jaya