Jakarta – Kampus Uiversitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) yang berlokasi di Kompleks Ragunan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (14/12/2020) memulai pengembangan Kampus I Jakarta dengan melakukan peletakan batu pertama (Groundbreaking). Masih dalam kondisi siaga pandemi Covid-19, acara peletakan batu pertama dilakukan dengan mengedepankan kewaspadaan tinggi akan penularan Covid-19.

Ketua Pembina Yayasan Brata Bhakti, Ketua Pengurus Yayasan Brata Bhakti dan Rektor Ubhara Jaya sendiri yang meletakkan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan. Seremoni ini merupakan bagian dari rencana pengembangan kampus berupa penambahan fasilitas penunjang pendidikan seperti kelas, perpustakaan dll. Secara bersamaan dilakukan juga pembangunan gedung yang diperuntukkan sebagai gedung rektorat. Pembangunan pengembangan kampus ini menelan biaya sebesar Rp 11.6 milyar.

Rektor Ubhara Jaya, Irjen Polisi (Purn), Dr. Drs. Bambang Karsono, SH, MM, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan sukacita atas terwujudnya rencana pengembangan kampus 1 Ubhara Jaya, yang berada di wilayah LLDIKTI III ini.

“Terimakasih kami sampaikan kepada Ketua Pembina yang telah mengarahkan pendirian bangunan kampus di lahan Yayasan Brata Bhakti. Hal ini penting dilakukan karena saat ini mayoritas aktivitas sivitas akademika Ubhara Jaya sebagian besar dilakukan di Kampus 2, yang terletak di wilayah Kota Bekasi,” jelas Rektor Ubhara Jaya ini.

Dalam laporannya, Ketua Pengurus Yayasan Brata Bhakti, Irjen Polisi (Purn) Dr. Drs, E Winarto Hadi, SH, M.Si mengatakan, pembangunan yang ada di Kampus I ini dilakukan dengan menyelaraskan kemajuan yang diraih Ubhara Jaya.

“Saat ini, Mahasiswa Ubhara Jaya berjumlah lebih dari 10.000 orang, sehingga kita perlu gedung baru, perlu kelas baru, karena sumber daya manusia yang kita miliki terus meningkat. Ubhara Jaya merupakan kebanggaan kita semua. Hal ini merupakan kontribusi nyata Yayasan Brata Bhakti dalam ikut mencerdaskan kehidupan bangsa,” ucapnya.

Proses pembangunan kampus baru ini adalah bentuk komitmen Ubhara Jaya dalam menyediakan fasilitas pendukung sarana dan prasarana pendidikan yang semakin modern dan berkualitas di tengah semakin meningkatnya tren mahasiswa yang melanjutkan pendidikan di kampus yang berada di bawah Yayasan Brata Bhakti.

Ketua Pembina Yayasan Brata Bhakti, Jenderal Polisi (Purn) Dr. Drs. Chaerudin Ismail, SH, MH, dalam sambutannya mengajak seluruh pihak dapat saling bahu membahu untuk mewujudkan pembangunan Kampus Utama Universitas Bhayangkara Jakarta Raya.

“Alhamdulillah…akhirnya proses pembangunan ini bisa diwujudkan. Dengan pembangunan ini maka nanti di sini akan ada Kampus Universitas Bhayangkara Jakarta Raya dan Kantor Yayasan Brata Bhakti,” ucap Ketua Pembina Yayasan Brata Bhakti memulai sambutannya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, lokasi tempat dibangunnya kampus utama Universitas Bhayangkara Jakarta Raya ini berada di wilayah perkantoran, sehingga dapat menjangkau calon mahasiswa yang lebih luas. “Saya menyambut baik gagasan pembangunan kampus disini, karena nanti bisa kita kembangkan pula sekolah advokat, sekolah notaris dan juga program studi di tingkat pasca sarjana S2 dan S3. Mohon doa dan dukungan dari semua pihak untuk mewujudkan cita-cita mulia ini. Dengan memohon Rahmat Allah Yang Maha Kuasa, Senin 14 Desember 2020, peletakan batu pertama Gedung B Kampus I dinyatakan secara resmi dimulai,“ tutup Ketua Pembina Yayasan Brata Bhakti.

Tahun ini, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya sudah menginjak usia 25 tahun, dan fakultas yang dimiliki telah berkembang menjadi 7 Fakultas, yakni, Fakultas Hukum, Fakultas Teknik, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Fakultas Ilmu Komputer, dan Fakultas Psikologi, dengan 14 program studi sarjana dan 2 program studi pasca sarjana. Akreditasi Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, saat ini telah meraih peringkat B secara kelembagaan.

Tim Media Ubhara Jaya