Dosen Ubhara Jaya Kembangkan Olimpiade PRISMA Daring, Hadirkan Inovasi Kompetisi Digital yang Transparan dan Andal

Bekasi – Dosen Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya), Dr. H. Tri Ginanjar Laksana, S.Kom., MCs., M.Kom, menghadirkan inovasi di bidang pendidikan. Bertempat di Aula Gedung TK Bintang Digital Kids, Perumahan Puri Hasana Blok A1 & A2, Luwung (Depan SDN 2 Luwung), Dr. Tri Ginanjar resmi menghadirkan inovasi terbaru dalam dunia pendidikan melalui penyelenggaraan Olimpiade PRISMA Daring pada 6-11 April 2026. Platform ini digunakan dalam kompetisi yang diselenggarakan bekerja sama dengan Bimbel Star, sebagai upaya mendorong transformasi digital dalam pelaksanaan olimpiade akademik.
Sebagai pengembang utama, Dr. Tri Ginanjar menegaskan bahwa aplikasi PRISMA Daring dirancang dengan arsitektur sistem yang kuat dan berorientasi pada performa tinggi. “Kami memastikan platform ini memiliki stabilitas yang baik untuk menangani akses peserta dalam jumlah besar secara bersamaan tanpa gangguan teknis,” ujarnya.
Selain itu, aspek keamanan menjadi perhatian utama dalam pengembangan sistem ini. PRISMA Daring telah dilengkapi dengan fitur proctoring atau pengawasan digital guna menjaga integritas ujian dan meminimalisir potensi kecurangan selama kompetisi berlangsung.
Tidak hanya unggul dari sisi teknis, Dr. Tri Ginanjar juga menekankan pentingnya pengalaman pengguna (user experience). Antarmuka aplikasi dirancang sederhana dan ramah bagi anak-anak, sehingga peserta dapat lebih fokus dalam mengerjakan soal tanpa terkendala penggunaan teknologi.
Lebih lanjut, Dr. Tri Ginanjar menjelaskan bahwa kehadiran PRISMA Daring merupakan solusi atas berbagai kendala yang sering muncul dalam kompetisi luring. “Melalui sistem ini, proses distribusi soal dan kebutuhan tempat dapat diminimalisir. Penilaian juga dilakukan secara otomatis oleh sistem, sehingga hasilnya lebih transparan, objektif, dan akurat,” jelasnya.
Dalam implementasinya, sistem kompetisi PRISMA Daring menerapkan aturan penilaian yang jelas, di antaranya tidak ada pengurangan nilai untuk jawaban yang salah. Apabila terjadi skor imbang, maka peringkat ditentukan berdasarkan kecepatan waktu pengerjaan peserta. Kompetisi ini juga dibagi ke dalam beberapa level, yakni Level 1, 2, 2+, dan 3, yang mencakup berbagai wilayah unit Bimbel Star seperti Mundu, Luwung, Kesambi, dan lainnya.
Olimpiade PRISMA Daring ini mendapat respons positif dari peserta dan masyarakat. Inovasi yang dihadirkan oleh Dr. Tri Ginanjar diharapkan dapat menjadi model pengembangan kompetisi digital yang lebih modern, efisien, serta menjunjung tinggi prinsip transparansi.
Melalui karya ini, Dr. Tri Ginanjar Laksana turut menunjukkan kontribusi nyata dosen Ubhara Jaya dalam pengembangan teknologi pendidikan yang relevan dengan kebutuhan zaman serta mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di era digital.
Ubhara Jaya melalui Fakultas Ilmu Komputer menyampaikan harapannya agar inovasi ini dapat terus dikembangkan dan diadopsi secara lebih luas di berbagai institusi pendidikan di Indonesia. Selain itu, Ubhara Jaya berharap kehadiran PRISMA Daring mampu mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.
Kontak Resmi:
Tim Media dan Publikasi
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
Call Center Humas: +62 878-4162-4810





