Ubhara Jaya Bersama BKPDM Kemendikdasmen Perkuat Pembelajaran Deep Learning melalui Asistensi Pembuatan Soal HOTS Berbasis AKM di Sekolah Indonesia Tokyo

Tokyo – Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) melalui Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang terdiri atas Sri Wulandari, S.T., M.M., Dr. Sani Aryanto, S.Pd., M.Pd., dan Aulia Huda Pinandita, S.T., M.T., bekerja sama dengan Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Kemendikdasmen melalui keterlibatan Prof. Dr. Toni Toharudin, S.Si., M.Sc. sebagai kepala BKPDM melaksanakan program International Community Service di Sekolah Indonesia Tokyo (SI Tokyo), Jepang. Program bertajuk “Transformasi Pembelajaran Deep Learning melalui Asistensi Penyusunan Soal HOTS Berbasis AKM dan Pembuatan Fiksimini Berbasis Nilai Budaya dan Berwawasan Kebangsaan” menjadi bagian dari kontribusi Ubhara Jaya dalam memperkuat kualitas pendidikan Indonesia di luar negeri.
Program ini dirancang untuk mendukung SI Tokyo dalam menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga mendorong pemahaman mendalam, kemampuan bernalar, refleksi kritis, serta penguatan identitas dan wawasan kebangsaan peserta didik Indonesia dalam lingkungan global dan multikultural.
Rangkaian kegiatan dilaksanakan secara daring pada 2–4 September 2026 dan dilanjutkan secara luring pada 10–11 September 2026 di SI Tokyo. Pada tahap daring, kegiatan diawali dengan penguatan pemahaman mengenai miskonsepsi penyusunan soal literasi berbasis HOTS dalam kerangka AKM yang disampaikan oleh Aulia Huda Pinandita, S.T., M.T.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan asistensi penyusunan soal HOTS berbasis AKM melalui strategi Pembelajaran Deep Learning berbasis teks multimodal yang dipandu oleh Dr. Sani Aryanto, S.Pd., M.Pd. Selanjutnya, Sri Wulandari, S.T., M.M. memberikan bimbingan teknis praktik pembuatan fiksimini berbasis nilai budaya dan wawasan kebangsaan.
Ketiga agenda tersebut dirancang secara berkesinambungan. Guru tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual mengenai HOTS dan AKM, tetapi juga mendapatkan pendampingan dalam mengembangkan produk asesmen yang kontekstual. Pada saat yang sama, penguatan literasi kreatif melalui fiksimini memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan gagasan dan refleksi mengenai nilai budaya serta identitas kebangsaan.
Memasuki rangkaian luring pada Kamis, 10 September 2026, Tim PKM Ubhara Jaya terlebih dahulu melakukan kunjungan dan silaturahmi dengan Prof. Dr. Amzul Rifin, S.P., M.A., Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Tokyo, Jepang. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sekaligus momentum untuk memperkuat komunikasi dan jejaring pendidikan Indonesia di Jepang.

Setelah kunjungan tersebut, Tim PKM melanjutkan agenda ke Sekolah Indonesia Tokyo dan diterima oleh Kepala Sekolah Indonesia Tokyo, Komang Roy Prismayudi, S.Pd.Gr., bersama para guru dan peserta didik.
Agenda luring hari pertama difokuskan pada diseminasi hasil penyusunan soal literasi berbasis HOTS dalam kerangka AKM. Kegiatan meliputi asistensi dan penyempurnaan produk, presentasi hasil penyusunan soal oleh guru peserta, pemberian umpan balik, serta refleksi dan evaluasi. Di samping itu, pada kesempatan tersebut Prof. Dr. Toni Toharudin, S.Si., M.Sc. sebagai kepala BKPDM memberikan koleksi buku kepada pihak sekolah sebagai upaya penguatan literasi di SI Tokyo.
Pada Jumat, 11 September 2026, kegiatan dilanjutkan dengan observasi aktivitas pembelajaran peserta didik di SI Tokyo dan proses penandatanganan MoA dan IA antara Tim PKM Ubhara Jaya dengan Kepala Sekolah SI Tokyo. Rangkaian kegiatan di SI Tokyo kemudian ditutup dengan refleksi dan evaluasi bersama.

Setelah menyelesaikan agenda di SI Tokyo, Tim PKM Ubhara Jaya melanjutkan kunjungan akademik ke The University of Tokyo. Dalam kunjungan tersebut, tim berkesempatan bertemu dan berdiskusi dengan Prof. Suzuki Sanae dari School of Arts and Sciences, The University of Tokyo. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring akademik dan membuka ruang komunikasi untuk pengembangan kolaborasi di bidang pendidikan dan kajian akademik.
Melalui program ini, Ubhara Jaya terus memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam menjawab kebutuhan pendidikan Indonesia di luar negeri. Kolaborasi dengan SI Tokyo serta kunjungan akademik ke The University of Tokyo diharapkan dapat terus berkembang dalam bidang pembelajaran, literasi, asesmen, budaya, dan wawasan kebangsaan. Program Pengabdian kepada Masyarakat internasional ini menjadi ikhtiar untuk menghadirkan pendidikan Indonesia yang mampu merespons tantangan global dengan tetap menjaga akar budaya dan identitas kebangsaan peserta didik.





