Perkuat Wawasan Kebijakan Pendidikan, PGSD Ubhara Jaya Libatkan Kemendikdasmen dan Mahasiswa Filipina dalam Praktisi Mengajar

Bekasi – Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan dunia pendidikan melalui kegiatan Praktisi Mengajar pada Mata Kuliah Inovasi Pembelajaran Literasi di Sekolah Dasar. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring pada Sabtu, 20 Juni 2026 ini mengangkat tema “Kebijakan Kemendikdasmen dalam Penguatan Program Literasi di Indonesia.”
Kegiatan menghadirkan Dr. Meliyanti, S.Kom., M.Si., Kepala Subdirektorat Peningkatan Perlindungan dan Pengendalian Guru pada Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, sebagai narasumber utama. Kehadiran praktisi dari kementerian memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pemahaman langsung mengenai arah kebijakan nasional dalam penguatan literasi di Indonesia.
Acara dipandu oleh dosen pengampu mata kuliah, Dr. Sani Aryanto, S.Pd., M.Pd., yang menekankan pentingnya keterkaitan antara teori yang dipelajari di kelas dengan implementasi kebijakan pendidikan di lapangan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diajak memahami berbagai strategi pemerintah dalam meningkatkan budaya literasi sejak jenjang pendidikan dasar sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia yang unggul.
Selain menghadirkan praktisi dari Kemendikdasmen, kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa internasional dari University of Mindanao, Filipina, yaitu Juhaimen Aulong Sumala dan Zen Dominic Gio Cruz Nabe, yang turut berbagi perspektif mengenai praktik pendidikan dan pengembangan literasi di lingkungan pendidikan mereka. Kehadiran mahasiswa internasional tersebut memberikan warna tersendiri dalam diskusi serta memperluas wawasan peserta mengenai isu pendidikan dalam konteks global.
Dalam pemaparannya, Dr. Meliyanti menjelaskan bahwa penguatan literasi merupakan salah satu agenda strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional. Literasi tidak hanya dipahami sebagai kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kemampuan berpikir kritis, menganalisis informasi, serta memanfaatkan pengetahuan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan Praktisi Mengajar ini menjadi salah satu implementasi komitmen Ubhara Jaya dalam menghadirkan pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) dengan melibatkan praktisi dan pemangku kepentingan dari dunia kerja maupun instansi pemerintah. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga mendapatkan gambaran nyata mengenai tantangan dan peluang dalam dunia pendidikan.
Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan Ubhara Jaya menyambut baik terselenggaranya kegiatan ini sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan kebijakan pendidikan nasional dan internasional. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kompetensi mahasiswa PGSD sebagai calon pendidik profesional yang mampu berkontribusi dalam pengembangan budaya literasi di Indonesia.
Melalui kolaborasi antara akademisi, praktisi, dan mitra internasional, Ubhara Jaya terus berupaya menciptakan ekosistem pembelajaran yang inovatif, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat serta perkembangan pendidikan global.





